Kerangka kerja prompt adalah struktur atau format yang digunakan untuk menyusun prompt secara sistematis, sehingga menghasilkan output yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Dengan kerangka ini, pengguna dapat merancang prompt yang lebih terarah, konsisten, dan efektif—membantu AI merespons secara akurat dan relevan.

Setiap kerangka kerja memiliki fokus yang berbeda dan dapat disesuaikan dengan konteks atau tujuan tertentu. Berikut beberapa kerangka kerja yang sering digunakan dalam prompt engineering beserta contohnya:

[

  1. R-T-F (Role, Task, Format)](https://uttermost-cement-4ee.notion.site/1-R-T-F-Role-Task-Format-136d0ba16a5a8069b121c4348c81b762)

2. T-A-G (Task, Action, Goal)

3. B-A-B (Before, After, Bridge)

4. CARE (Context, Action, Result, Example)

5. RISE (Role, Input, Steps, Expectation)

6. Q-A-R (Question, Answer, Refinement)

7. P-A-S (Problem, Agitate, Solve)

8. A-B-C (Ask, Build, Confirm)

9. I-D-E-A (Inform, Demonstrate, Engage, Act)

10. S-O-C-R (State, Outline, Clarify, Reflect)